Menu Data Obat Rusak digunakan untuk mencatat dan mengelola stok obat yang mengalami kerusakan atau tidak layak jual. Melalui menu ini, Anda dapat melakukan pencatatan obat rusak dan memilih tindakan lanjutan, yaitu Retur ke supplier atau Musnah sebagai kerugian.
Cara Penggunaan #
- Klik
pada halaman utama menu Data Obat Rusak untuk memulai pencatatan.
- Ketikkan nama obat atau kode obat pada kolom Cari Obat, kemudian pilih obat yang sesuai dari hasil pencarian yang muncul.
- Setelah obat dipilih, lengkapi detail informasi kerusakan dengan mengisi kolom-kolom berikut, lalu klik tombol Simpan.
-
- No. Batch: Pilih atau masukkan nomor batch obat yang rusak sesuai dengan yang tertera pada kemasan.
- ED (Expired Date): Pilih tanggal kedaluwarsa obat yang bersangkutan.
- Stok: Masukkan jumlah stok obat yang rusak dan akan dicatat.
💡 Tips:
Stok obat yang telah dicatat sebagai rusak akan berstatus ditahan, sehingga tidak dapat dikeluarkan atau dipilih pada saat proses penjualan berlangsung. Pastikan jumlah stok yang diinput sudah tepat.
-
- Setelah data tersimpan, pilih obat yang telah dicatat pada daftar Data Obat Rusak, kemudian tentukan tindakan yang akan dilakukan:
: Pilih tindakan ini jika obat rusak akan dikembalikan kepada supplier. Sistem akan secara otomatis memproses retur obat sesuai dengan data Faktur Pembelian Supplier yang terkait.
: Pilih tindakan ini jika obat rusak tidak dapat diretur dan harus dimusnahkan. Sistem akan secara otomatis mencatat nilai obat yang dimusnahkan sebagai kerugian pada Laporan Laba Rugi.
: Pilih tindakan ini untuk membatalkan pencatatan obat rusak yang sebelumnya telah disimpan, apabila terjadi kesalahan input atau data tidak jadi diproses.
⚠️ Catatan Penting:
Tindakan Retur dan Musnah bersifat permanen dan tidak dapat dibatalkan setelah dikonfirmasi. Pastikan data obat rusak yang diinput sudah benar sebelum melakukan salah satu dari kedua tindakan tersebut. Tindakan Musnah akan langsung mempengaruhi nilai kerugian pada laporan keuangan apotek.


