Kenali Definisi dan Contoh Obat Wajib Apotek (OWA)

Contoh Obat Wajib Apotek

Dalam rangka meningkatkan aksesibilitas masyarakat dalam mendapatkan pertolongan pertama, pemerintah mengeluarkan daftar contoh obat wajib apotek. Sehingga, masyarakat dapat mengatasi masalah kesehatan tubuh dengan pengobatan mandiri dalam dosis pas. Selain itu, tentu saja obat wajib apotek ini bisa sobat Vmedis dapatkan sesuai anjuran apoteker yang akan menginformasikan penggunaan obat yang benar. 

Sebagai informasi awal, obat wajib apotek adalah obat-obatan keras yang bisa apoteker berikan kepada pasien tanpa resep dokter. Sehingga apoteker bertanggung jawab penuh dalam pemberian referensi contoh obat wajib apotek yang sesuai peraturan pemerintah melalui Peraturan Menteri Kesehatan. Hingga saat ini, sudah ada 2 daftar obat-obatan yang beredar di pasaran yang sesuai dengan edaran resmi Menteri Kesehatan, yaitu:

Obat Wajib Apotek Golongan 1

Berikut yang termasuk dalam obat wajib apotek golongan 1 yang wajib kamu ketahui:

1. Kontrasepsi telan

Jenis obat pertama di golongan ini adalah untuk kontrasepsi telan (oral). Di sini ada 2 macam obat yang bisa dikonsumsi, baik secara tunggal dan kombinasi. Di antaranya adalah Lynestrenol (Exluton) dan Ethinylestradiol. Namun, khusus Ethinylestradiol, perlu dikombinasikan dengan:

  • Norgestrel (Microdiol), 
  • Levonorgestrel (Cyclogynon, Sydnaginon, dan Pilkab), 
  • Desogestrel (Marvelon 28 dan Mercilon 28)

Untuk ketentuan pemakaiannya, apabila baru pertama kali mengkonsumsi, maka pembelian harus menggunakan resep dokter terlebih dahulu. Selain itu, pasien mengimbanginya dengan check up ke dokter setiap 6 bulan sekali dan juga pemberian obat hanya dilakukan setelah satu siklus.

2. Pencernaan 

Contoh obat wajib apotek kedua adalah untuk pencernaan. Apabila ada keluhan mual dan muntah, maka cobalah anti mual Metoclopramide. Pemakaian obat maksimal 20 tablet. Namun, jika mual atau muntah berlanjut, hubungi dokter. 

Selanjutnya, apabila sobat Vmedis mengalami keluhan konstipasi, konsumsilah laksan Bisakodil Suppo dengan pemakaian maksimal 3 suppo.

3. Rongga Mulut dan Tenggorokan

Nama obat untuk pengobatan mulut dan tenggorokan ada dua, yaitu Hexetidine dan Triamcinolone acetonide. Hexetidine yang merupakan Obat Bebas Terbatas digunakan untuk keluhan sariawan dan radang tenggorokan. 

Oleh karena itu, anjuran konsumsi obat ini maksimal 1 botol. Sedangkan Triamcinolone acetonide dikonsumsi untuk keluhan sariawan berat dengan konsumsi obat 1 tube.

4. Pernapasan

Jenis obat untuk masalah pernapasan yang termasuk contoh obat wajib apotek dikhususkan untuk dua jenis penyakit, yaitu mukolitik dan asma. Khusus penderita mukolitik, nama obat yang bisa dikonsumsi adalah Asetilsistein, Carbocisteine, dan Bromheksin (Obat Bebas Terbatas). 

Kecuali Asetilsistein, pembelian maksimal 20 dus dan 1 botol sirup. Sedangkan lainnya cukup maksimal 20 tablet dan 1 botol sirup. 

Di sisi lain, khusus penderita asma ada Salbutamol, Terbutaline, dan Ketotifen. Salbutamol dan Terbutaline maksimal 20 tablet dan 1 botol sirup. Sedangkan Ketotifen pembelian maksimal 10 tablet dan 1 botol sirup.

5. Sistem Neuromuskular

Contoh obat wajib apotek untuk neuromuskular khusus keluhan nyeri dan alergi. Ada 5 nama obat yang bisa sobat Vmedis temukan di pasaran, yaitu Metampiron, Asam mefenamat, Metampiron dan Diazepam, Mebhydrolin, serta Dexchlorpheniramine maleate. Kelimanya memiliki anjuran pemberian maksimal 20 tablet. Hanya saja, mereka memiliki tujuan pengobatan yang berbeda. 

Metampiron untuk sakit kepala dan pusing disertai demam dan ada indikasi nyeri menstruasi. Lalu Asam mefenamat untuk keluhan sakit kepala dan nyeri gigi. Di sisi lain, Metampiron dan Diazepam untuk sakit kepala disertai ketegangan. Terakhir Mebhydrolin dan Dexchlorpheniramine maleate untuk riwayat alergi dengan tambahan 3 tablet lepas lambat.

6. Antiparasit

Mungkin sudah banyak yang tahu jika obat antiparasit atau obat cacingan bisa dibeli tanpa resep dokter. Contohnya saja Mebendazole yang kini menjadi Obat Bebas Terbatas. 

Namun, obat tersebut bisa dibeli terbatas dengan sekali beli 6 tablet dan kapsul < sama dengan 500 mg. Selain itu, juga bisa sirup dan suspensi < sama dengan 100 mg per 5 ml yang mana kemasannya tidak lebih besar dari 30 ml.

7. Obat Kulit Topikal

Terakhir dari daftar contoh obat apotek golongan 1 adalah untuk keluhan kulit ringan hingga sedang. Nama obat OWA yang ada di apotek adalah Nistatin, Desoksimetason, Betametason, Triamsinolon, Hidrokortison, Kloramfenikol, Gentamisin, dan Eritromisin. Semuanya memiliki ketentuan pemakaian maksimal 1 tube dengan masing-masing tujuan keluhan. 

Kalau Nistatin untuk keluhan infeksi jamur lokal. Desoksimetason, Betametason, Triamsinolon, dan Hidrokortison khusus untuk alergi dan radang kulit. Kloramfenikol dan Gentamisin untuk menangani infeksi bakteri pada kulit lokal. Sedangkan Eritromisin untuk keluhan acne vulgaris.

Obat Wajib Apotek Golongan 2

No. Nama ObatAturan Maksimal Pemberian
1.Albendazol 
  • 6 tablet ukuran 200 mg
  • 3 tablet ukuran 400 mg
2. Bacitracin 
  • Infeksi pada kulit
  • 1 tube
3.Bismuth subsilate
  • 10 tablet 
4.Scopolamine 
5.Clindamycin 
  • Keluhan jerawat (acne)
  • 1 tube
6.Dexamethasone 
  • Obat luar antiinflamasi
  • Hanya 1 tube
7. Diclofenac 
8.Flumethasone 
9.Metilprednisolon 
10.Hidrokortison 
11.Prednison 
12.Piroksikam 
13.Fenoterol 
  • Hanya 1 tabung
14.Ibuprofen (Obat Bebas Terbatas)
  • Tablet 400 mg atau 800 mg sebanyak 10 tablet
15Ketokonazol 
  • Obat luar infeksi jamur pada kulit (lokal)
  • Dosis 1 tube
16.Sucralfat 
  • 20 tablet
17.Sulfasalazine 
18.Omeprazol 
  • 7 tablet

Beberapa nama obat di atas bisa saja tersedia terbatas di apotek-apotek. Namun, jangan langsung memutuskan membeli obat alternatifnya tanpa adanya informasi resmi dari apoteker. Maka dari itu, penting sekali untuk bertanya dulu ke apoteker. Sehingga kamu bisa mendapatkan informasi selengkapnya tentang contoh obat wajib apotek resmi pemerintah. 

Sebelum adanya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2021 Pasal 3 Tentang Perubahan Penggolongan, Pembatasan, dan Kategori Obat, contoh obat wajib apotek ada 3 golongan. 

Hanya saja kini telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku sehingga apotek di Indonesia tidak boleh menjual jenis-jenis obat golongan 3 secara bebas tanpa resep dokter. 

Nah, itulah contoh obat wajib apotek yang perlu sobat Vmedis ketahui. Selain itu, gunakan software apotek terbaik dari Vmedis untuk mengetahui informasi seputar apotek sekaligus pengelolaan manajemen apotek para sobat Vmedis. Selamat mencoba!

WeCreativez WhatsApp Support
Kami ada untuk membantu Anda, silakan tanya apa saja!
👋 Hi, ada yang ingin ditanyakan tentang aplikasi kami?