Contoh Kartu Stok Obat dan Apa Fungsinya

Contoh Kartu Stok Obat

Halo Sobat Vmedis, jika kamu adalah pelayan farmasi atau pekerja apotek, kamu tentunya sangat familiar dengan kartu stok obat ini. Namun, masih banyak sekali orang yang tidak mengerti apa sebenarnya fungsi dari kartu stok obat yang ada di apotek padahal kartu stok obat termasuk barang penting yang harus ada pada setiap obat. Tujuannya adalah agar menjadi pemberitahuan persediaan obat yang apotek miliki. Lalu seperti apa contoh, pengertian dan fungsi sebenarnya dari kartu stok obat tersebut?

Pengertian dan Contoh Kartu Stok Obat

Kartu Stok Obat adalah sebuah kartu yang ada bersama suatu obat pada gudang penyimpanan. Kartu ini berisi informasi penting dan rahasia mengenai nama obat, jumlah satuan obat tersebut yang ada pada apotek, dan asal obat tersebut. Manfaat dari adanya kartu stok obat ini adalah dapat mencatat jalannya transaksi keluar masuk yang melibatkan suatu obat lengkap dengan pencatatan tanggal, jumlah, dan tujuan obat tersebut terberi.

Prinsip utama adanya kartu obat sama seperti prinsip buku tabungan yang mencatat keluar masuk dan jumlah uang yang kita miliki. Berikut penulis berikan contoh kartu stok obat yang dapat Sobat Vmedis lihat.

Bisa kita lihat pada contoh tersebut, Terdapat nama apotek, nomor surat izin apotek yang menandakan bahwa apotek yang bersangkutan adalah apotek resmi, dan nomor telepon apotek. Pada bagian isi kartu stok obat terdapat nama, golongan atau kategori obat, kode dan gudang penyimpanan yang bersangkutan. Tercatat pula nomor bukti, keterangan, pencatatan stok tersedia dan keluar masuk obat, nomor batch yang ada pada obat, tanggal expired dan petugas yang memeriksa persediaan obat tersebut.

Fungsi Lengkap Kartu Stok Obat

Berikut ini Sobat Vmedis dapat mengetahui apa-apa saja sebenarnya fungsi lengkap pentingnya kartu stok obat pada apotek.

1. Sebagai Catatan Mutasi

Sebuah catatan mutasi obat bertuliskan transaksi ya

Contoh Kartu Stok Obat

ng ada pada obat tersebut. Mulai dari penerimaan dan pengeluaran, kondisi obat tersebut (Apakah obat yang bersangkutan hilang, rusak atau sudah kadaluarsa?). Catatan mutasi suatu obat juga termasuk jika obat tersebut berasal dari sumber dana yang sama. Maka dari itu, sumber dana itu juga harus tercantum dalam kartu stok obat.

2. Sebagai Laporan

Kartu stok obat juga memiliki fungsi data-data yang berguna untuk menyusun suatu laporan. Bisa juga berguna sebagai acuan penggandaan dan distribusi oleh obat yang bersangkutan. Juga bisa berfungsi sebagai acuan pembanding fisik yang dimiliki sebuah obat. Tentu saja pembuatan kartu stok obat ini harus terbaharui setiap hari oleh para apoteker karena mutasi obat yang pasti terjadi setiap hari dari pembelian ataupun penjualan. Hal tersebut karena stok obat harus dicek setiap harinya.

3. Untuk Mengetahui Pergerakan Obat

Kartu stok obat juga memiliki fungsi penting pada setiap akhir bulan atau tanggal-tanggal tertentu yang sebuah apotek tetapkan. Fungsi tersebut adalah tak lain untuk mengetahui obat mana yang pergerakan penjualannya lambat dan obat mana yang pergerakan penjualannya cepat.

Hal tersebut tentunya mempunyai banyak faktor, salah satunya adalah apakah obat yang bersangkutan adalah obat generik atau obat khusus yang termasuk kedalam obat keras.

Seperti itulah fungsi dan contoh kartu obat yang bisa Sobat Vmedis ketahui dan pelajari. Untuk informasi lengkap seputar apotek, kamu bisa mendapatkannya di software apotek terbaik di Indonesia. Selamat mencoba dan semoga artikel ini dapat membantu!

WeCreativez WhatsApp Support
Kami ada untuk membantu Anda, silakan tanya apa saja!
👋 Hi, ada yang ingin ditanyakan tentang aplikasi kami?