Wajib Tahu, 6 Arti Simbol pada Kemasan Obat

Simbol Kemasan pada obat

Simbol Kemasan obat – Saat sedang membeli obat, Anda tentu pernah menemukan simbol khusus pada kemasan obat. Simbol tersebut bisa berbeda satu dengan yang lainnya.

Di Indonesia sendiri, simbol pada obat biasanya berbentuk bulat dengan warna-warni yang berbeda. Apa kira-kira arti dari simbol-simbol tersebut? Anda bisa mengetahuinya melalui penjelasan berikut.

Lingkaran hijau pada simbol kemasan obat

Mungkin simbol inilah yang paling sering Anda jumpai saat membeli obat. Simbol lingkaran hijau dengan garis tepi hitam ini berarti “obat bebas”. Obat bebas adalah obat yang bisa dibeli bebas tanpa harus menggunakan resep dari dokter. Salah satu contoh obat bebas adalah Paracetamol yang sering digunakan untuk menurunkan panas.

Lingkaran biru

Selain obat dengan simbol kemasan lingkaran hijau, Anda juga mungkin sering menemukan obat dengan simbol lingkaran biru. Apa makna dari lingkaran biru ini? Ternyata warna biru menandakan bahwa obat tersebut termasuk dalam kategori “obat bebas terbatas”.

Artinya obat tersebut dapat dibeli secara bebas tanpa resep dokter, meski sebenarnya ia tergolong obat keras. Untuk itu penggunaan serta dosisnya harus disesuaikan dengan anjuran pemakaian. Salah satu contoh obat bebas terbatas adalah CTM (Chlorpheniramine Maleate).

Lingkaran merah dengan huruf K

Obat-obatan yang memiliki simbol lingkaran merah dengan huruf K hitam di tengahnya masuk dalam kategori “obat keras”. Penggunaan obat keras harus tepat.

Oleh karenanya, untuk menebus obat keras diperlukan resep dari dokter. Salah satu contoh obat yang masuk dalam kategori keras ini adalah asam mefenamat yang sering digunakan untuk meredakan rasa nyeri.

Jangan sembarangan menggunakan obat keras ini karena efeknya bisa sangat berbahaya untuk tubuh Anda. Bahkan mampu merusak sistem syaraf.

Lingkaran dengan tulisan generik

Anda mungkin sering menemukan logo ini berdampingan dengan simbol-simbol lingkaran lainnya. Sebenarnya apa tanda dari simbol lingkaran dengan tulisan generik ini? Simbol ini menandakan bahwa obat tersebut termasuk dalam jenis obat generik.

Obat generik adalah obat yang hak patennya sudah habis, sehingga bisa diproduksi ulang oleh perusahaan farmasi mana pun. Ciri khas dari obat ini adalah harganya yang relative lebif murah dari obat paten.

Walau begitu, kualitas obat generik dengan obat paten sebenarnya sama saja. Mereka menggunakan kandungan zat aktif yang sama sehingga khasiatnya pun sama.

Lingkaran kuning dengan gambar ranting hijau

Di Indonesia, Anda jugs bisa menemukan obat-obatan tradisional dijual bersandingan dengan obat kimia. Obat tradisional biasanya menggunakan ramuan herbal.

Salah satu jenis obat tradisional ditandai dengan simbol kuning dengan garis tepi hijau dan ranting hijau di bagian dalamnya. Jika menemukan obat tradisional dengan simbol tersebut maka obat tersebut masuk dalam kategori “obat jamu”.

Obat jamu biasanya diracik dari tanaman seperti jahe dan gingseng. Kebanyakan obat jamu sudah berumur tua karena digunakan turun-temurun. Untuk masalah khasiat, obat jamu menggunakan bukti empiris (pengalaman, observasi) sebagai dasar karena belum diteliti secara ilmiah.

Lingkaran kuning dengan tiga bintang hijau

Dalam kelompok obat tradisional, selain obat jamu ada juga “obat herbal terstandar” (OHT). Obat ini ditandai dengan simbol lingkaran berwarna kuning dengan garis tepian hijau serta tiga buah bintang hijau di bagian dalamnya.

OHT adalah obat-obatan yang merupakan hasil ekstraksi dari beberapa bahan alami seperti tanaman maupun mineral. Bedanya dengan jamu adalah, OHT tidak hanya didukung oleh bukti empiris tetapi juga oleh bukti ilmiah melalui penelitian pra-klinis,. Proses pengolahannya pun mememrlukan keterampilan serta teknologi tinggi.

Seringkali kita membeli obat tanpa menghiraukan simbol pada kemasannya. Padahal tindakan sederhana tersebut bisa memengaruhi kondisi kesehatan Anda nantinya.

Semoga dengan membaca artikel ini Anda bisa lebih awas terhadap simbol pada obat berikut artinya!

Share