Surat Pesanan Psikotropika dan Cara Pembuatannya yang Benar

Surat Pesanan Psikotropika

Hai sobat Vmedis! Pernahkah kamu mendengar sebuah kata yang dengan psikotropika? Apakah kamu tahu apa arti kata tersebut? Para apoteker wajib belajar tentang cara membuat surat pesanan yang baik, dan berikut adalah surat pesanan psikotropika dan cara pembuatannya yang benar. 

Psikotropika dan Efeknya

Psikotropika adalah jenis obat yang memiliki manfaat untuk menurunkan fungsi otak dan merangsang saraf pusat. Efek yang sobat Vmedis dapatkan ketika mengonsumi psikotropika adalah mengalami halusinasi, ilusi, adanya gangguan dalam berpikir, bahkan dapat memberikan efek kecanduan yang tidak mudah berhenti sobat Vmedis lakukan. Sobat Vmedis dapat membeli psikotropika di apotek, lho. Namun pastikan kamu membeli obat jenis ini untuk kepentingan yang mendesak, ya. Jangan mengkonsumsi obat ini tanpa izin dokter karena ia dapat memberikan efek ketergantungan yang tidak bisa sobat Vmedis prediksi. 

Obat jenis ini memiliki empat golongan yang berbeda. Setiap golongannya memiliki perbedaan efek ketergantungan. Semakin tinggi golongannya, maka semakin kuat ketergantungan yang dihasilkan oleh psikotropika yang sobat Vmedis konsumsi. 

Tidak hanya memberikan efek halusinasi, namun pengonsumsi dapat merasakan kebahagiaan tersendiri, lho. Pastikan sobat Vmedis paham apa itu psikotropika dan jenis mana yang harus sobat konsumsi tanpa harus membahayakan tubuh, ya!

Surat Pesanan Psikotropika dan Cara Pembuatannya

Setiap jenis obat memiliki surat pesanan masing-masing. Begitupun dengan surat pesanan psikotropika. Karena sifat keras dari obat jenis psikotropika, apoteker harus berkoordinasi penuh sebelum meluncurkan surat ini, lho. 

Beberapa hal yang wajib apoteker perhatikan adalah takaran atau dosis yang dapat diberikan sesuai dengan kondisi pasien sekaligus resep dari dokter. Kelalaian dalam pemberian takaran atau dosis yang sesuai dapat berpengaruh dalam kondisi saraf pasien yang mengkonsumsi obat psikotropika. 

Format surat pesanan wajib apoteker perhatikan dengan baik agar apoteker dapat membuatnya tanpa kesalahan. Berikut adalah contoh surat pesanan yang bisa apoteker pelajari:

Surat Pesanan PsikotropikaFormat pesanan surat di atas meliputi kop surat, nomor PO (Purchase Order), identitas apoteker, identitas pesanan, tabel jenis obat yang ingin dipesan termasuk jumlah, kegunaan obat yang diajukan, beserta keterangan tanda tangan apoteker yang bertugas membuat surat pesanan ini. 

Identitas yang tertera wajib menyebutkan domisili sekaligus surat izin apoteknya, ya. Hal ini khusus untuk mengecek tidak adanya penyalahgunaan apotek ataupun apoteker yang membuat surat pesanan psikotropika. Pastikan segala informasi yang sobat Vmedis tulis benar dan tidak ada kesalahan, ya!

Satu hal yang wajib apoteker perhatikan dalam membuat surat jenis ini adalah pembuatannya terpisah dengan surat pesanan untuk jenis obat non psikotropika. Selain itu, jumlah pesanan yang ada wajib apoteker tulis dalam bentuk angka dan huruf. Yuk perhatikan lagi contoh surat pesanan di atas dan buatlah salinannya agar sobat Vmedis lebih terampil dan tidak melakukan kesalahan dalam membuatnya. 

Sudah Tahu Cara Pembuatan Surat Pesanan Psikotropika?

Setelah membaca dan mempelajari cara membuat surat pesanan psikotropika dan format di atas, sobat Vmedis pasti sudah paham cara membuat surat tersebut dengan benar. Apabila sobat Vmedis ingin menjadi mahir, maka lakukanlah berulang-ulang agar hafal dan tidak perlu melihat ke contoh format yang ada. Pastikan sudah berkoordinasi dengan dokter agar dosis yang akan sobat Vmedis berikan sesuai, ya. 

Nah, untuk sobat Vmedis yang ingin tahu seputar informasi apotek lainnya, bisa download software apotek terbaik di Indonesia yang satu ini, Selamat mencoba!

WeCreativez WhatsApp Support
Kami ada untuk membantu Anda, silakan tanya apa saja!
👋 Hi, ada yang ingin ditanyakan tentang aplikasi kami?