Site icon Vmedis.com : Software Apotek dan Klinik TERBAIK No. 1 di Indonesia

Surat Sakit Dokter : Pengertian dan Cara Membuatnya

Surat Sakit Dokter

Hai Sobat Vmedis. Ketika kamu pergi ke rumah sakit dan tentu saja kamu mengharapkan akan mendapatkan surat sakit. Entah sakit yang Sobat Vmedis alami itu berat ataupun ringan. kamu pasti akan mengharapkan surat sakit dokter untuk melakukan istirahat rumah. 

Namun mudahnya mendapatkan surat ini membuat surat ini sering disalah gunakan, bahkan dipalsukan. Lalu, bagaimana cara penggunaan surat sakit yang benar? Sebelum itu ketahui terlebih dahulu yuk apa itu surat sakit dan apa isi dari surat sakit itu seperti apa.

Pengertian Surat Sakit Dokter

Surat sakit merupakan surat yang akan diberikan dokter ketika telah mendiagnosa pasiennya. Catatan resep dan surat akan keluar sebelum kamu meninggalkan ruangan dokter, biasanya yang akan membantu mengurus surat ini adalah suster. 

Surat ini berisi tentang diagnosa atau hipotesa dokter atas apa yang dialami oleh tubuh kamu.Biasanya juga dokter akan menuliskan waktu yang baik bagi kamu untuk istirahat rumah dan tidak melakukan aktivitas apa apa.

Surat ini tidak bisa keluar melalui sembarang orang, karena ini menyangkut kesehatan dan tanggung jawab orang yang memilikinya dan juga yang memberikannya. Siapa saja sih yang bisa memberikan surat sakit tersebut?

Siapa yang Berwenang Mengeluarkan Surat Sakit?

Orang yang bisa mengeluarkan surat sakit dokter ini menurut UU nomor 29 pada tahun 2004, yang berisi tentang praktik kedokteran yang tertulis dalam pasal 35 ayat 1 adalah para dokter. Surat ini biasanya tidak dokter tuliskan langsung, penulisannya oleh para suster atau asisten ketika sedang bertugas. 

Surat sakit ini juga harus melalui beberapa pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan keadaan fisik pasien Sobat Vmedis. Penggunaan surat sakit ini sudah melekat dalam dunia kedokteran, tidak akan bisa hilang begitu saja. Karena merupakan hal yang wajib bagi dokter untuk menyarankan pasiennya untuk beristirahat dalam beberapa saat. 

Namun, surat sakit ini seringkali menjadi alat untuk bisa meliburkan diri dari kewajiban atau untuk hal lainnya. Surat sakit dokter ini seringkali terjadi penyalahgunaan, melenceng dari fungsi aslinya. Seharusnya apa saja sih yang di cek dan bagaimana surat tersebut resmi keluar dari rumah sakit atau dokter?

Cara Membuat Surat Sakit Dokter

Untuk mengeluarkan surat ini, dokter yang memberikannya juga harus memiliki pengetahuan dan kompetensi di bidangnya. Dokter, suster ataupun asistennya tidak bisa memberikannya dengan cara sembarangan. 

Harus ada pengecekan terlebih dahulu. Setelah kamu datang ke rumah sakit, berikut hal – hal yang akan di cek oleh dokter:

1. Pengecekan Kondisi Fisik

Hal yang di cek adalah kondisi fisik kamu.Dokter akan mewawancarai kamu dan menanyakan keluhan kamu.Setelah itu dokter akan memeriksa fisik kamu.

2. Diagnosa Penyakit

Setelah dokter berhasil mendiagnosa apa yang kamu alami di tubuhmu. Dokter akan menentukan obat bersamaan dengan keputusan apakah kamu perlu istirahat dirumah atau tidak.

3. Membuat Keputusan Pemberian Surat Sakit

Disinilah kebijaksanaan seorang dokter harus diberikan. Surat sakit dokter memerlukan kebijaksanaan seorang dokter untuk memutuskan apakah kamu harus beristirahat atau tidak. Karena jika dokter akan memberikan surat tiap kali pasien berobat. Maka pasien akan selalu menyalah gunakan surat tersebut.

Surat yang diberikan untuk beristirahat juga tidak bisa lebih dari 3 hari. Karena jika lewat dari ketentuan hari tersebut seharusnya pasien melakukan rawat inap. 

Namun walaupun banyak dokter yang sudah menggunakan kebijaksanaannya dalam memberikan surat, masih saja ada oknum yang menyalahgunakan surat tersebut. Sobat Vmedis yang budiman, pastikan bahwa kamu memperoleh surat sakit dokter secara resmi ya! 

Dan bagi anda pengusaha Klinik yang ingin bikin Surat Dokter Instan, tanpa manual2. Langsung aja pake Software Klinik Vmedis.

Exit mobile version