Peluang Bisnis Apotek di Era BPJS

 

Sejak diberlakukannya BPJS oleh pemerintah, ternyata memiliki dampak bagi dunia kesehatan terutama dalam dunia farmasi dan apotek. Obat yang selama ini tergolong dalam kategori obat mahal ‘dipaksa’ untuk menjangkau semua kalangan. Hal inilah yang membuat sebagian pengusaha apotek berpikir ulang.

Sebenarnya, jika kita telisik lebih mendalam lagi peluang bisnis apotek di era BPJS ini cukup menjanjikan bila dikelola dengan baik. Bagaimana caranya agar bisnis apotek ini tetap bertahan bahkan mampu menjaring konsumen baru? Tulisan ini akan mengulasnya, berikut beberapa hal yang bisa Anda simak.

Perlu menerapkan strategi baru

Selama ini apotek hanya dianggap sebagai toko yang menjual obat untuk orang sakit semata. Ini memang tidak salah, namun memasuki era BPJS sebaiknya apotek perlu menerapkan strategi baru dan mengubah pandangan lama tersebut. Peluang bisnis apotek di era BPJS lebih terbuka lebar dan persaingan bisnis yang sehat antar apotek tentunya akan semakin ketat. Paradigma yang perlu diubah adalah, apotek tidak hanya untuk orang sakit saja melainkan juga bagi mereka yang sehat. Untuk itulah apotek pun bisa menjadi tempat seseorang untuk mencegah terjadinya sakit.

Caranya adalah berfokus juga pada penjualan obat-obat lainnya seperti multivitamin, produk perawatan termasuk produk kecantikan dan alat-alat yang membantu dalam menjaga kesehatan. Gaya hidup sehat saat ini menjadi tren di masyarakat, dengan menjual produk tersebut peluang bisnis apotek Anda bisa jadi semakin meningkat dan bisa mempengaruhi penjualan serta omzet per bulan.

Jadi mitra BPJS

Tidak ada salahnya pula bila apotek Anda menjalin mitra dengan BPJS. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2017. Beberapa perusahaan farmasi juga kini telah menjalin kerjasama dengan BPJS ini dan distribusi obat dilakukan melalui e-katalog. Keunggulan menjadi mitra BPJS ini adalah, Anda akan mendapatkan obat-obat berkualitas terbaik dan sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Apotek yang bekerjasama dengan BPJS ini juga bisa bekerjasama dengan klinik dan dokter dengan pelayanan tingkat pertama. Nantinya, dokter atau klinik yang bekerjasama dengan BPJS, akan mengarahkan pasiennya untuk menuju apotek yang sudah ditunjuk tadi. Hal ini sebenarnya merupakan potensi untuk menjaring konsumen baru di apotek Anda saat bekerjasama dengan dokter atau klinik mitra BPJS.

Gunakan software digital

Langkah berikutnya dalam meningkatkan omzet dan peluang bisnis apotek di era BPJS adalah, Anda perlu menggunakan teknologi dalam pelayanan dan tata kelola apotek. Salah satunya adalah dengan menggunakan software untuk apotek terbaik yang kini sudah digunakan di sebagian besar apotek di Indonesia. Hal ini akan memudahkan Anda selaku pemilik dan pengelola apotek dan konsumen. Konsumen akan semakin dimudahkan karena mereka bisa membeli atau memesan obat maupun alat kesehatan di mana saja dan kapan saja. Hanya dengan memanfaatkan software maupun aplikasi yang ada, konsumen tinggal memesannya saja melalui aplikasi untuk selanjutnya akan diproses pihak apotek.

Sedangkan bagi pengelola apotek, keberadaan software ini merupakan nilai tambah tersendiri. Anda bisa mengontrol dan mengecek stok persediaan obat secara otomatis. Bandingkan dengan cara manual yang memakan waktu lama dan tidak efisien. Begitu juga dengan pengelolaan keuangan apotek, semua dikerjakan secara otomatis dengan sistem yang terintegrasi. Sehingga lebih mudah, cepat dan dapat meminimalisir human error.

Jadi, bisa disimpulkan jika peluang bisnis apotek di era BPJS sebenarnya masih memiliki prospek yang menuntungkan. Asalkan Anda memiliki strategi yang baik dan selalu memperbarui manajemen tata kelola apotek dan strategi yang memadukan dengan teknologi terkini, seperti penggunaan software apotek. Semoga bermanfaat.

Share