Kenapa Melakukan Stok Opname Khusus Obat Konsinyasi Itu Penting?

 

Tidak terbatas hanya pada perusahaan manufaktur, Anda yang sedang menjalankan sebuah apotek ternyata juga perlu melakukan stok opname. Meski dilakukan dengan sistem dan prosedur yang berbeda, aktivitas stok opname pada apotek itu penting, termasuk yang dikhususkan untuk obat konsinyasi. Kira-kira mengapa hal ini penting untuk dilakukan oleh pemilik apotek dan juga apoteker yang bertugas? Berikut penjelasan selengkapnya. Simak baik-baik agar Anda dapat menjalankan bisnis apotek dengan lebih baik lagi!

Apa itu obat konsinyasi?

Sebelum memahami pentingnya melakukan stok opname khusus untuk obat konsinyasi, sebaiknya Anda lebih dulu mengetahui apa sebenarnya yang dimaksud dengan obat konsinyasi. Secara umum, konsinyasi sendiri merupakan metode pengadaan obatan-obatan baru bagi apotek. Metode ini dianggap lebih efektif, sebab pembayaran dilakukan setelah obat laku dan dapat dikembalikan pada pihak distributor dalam kurun waktu tertentu jika ternyata tidak diminati oleh masyarakat.

Metode penjualan obat konsinyasi yang demikian tentu tidak terlepas dari pola kebiasaan masyarakat Indonesia yang cenderung sulit menerima obat baru. Padahal sudah jelas kandungan dan lolos sertifikasi baik dari BPOM dan Dinas Kesehatan. Dengan metode konsinyasi ini, baik pihak distributor maupun apotek tentu tidak akan merasa dirugikan.

Stok opname obat konsinyasi

Pada dasarnya, stok opname di apotek menjadi aktivitas penghitungan fisik persediaan obat-obatan yang dimiliki, termasuk obat konsinyasi. Nah, selain berperan penting sebagai pengendali internal, melakukan stok opname khusus obat konsinyasi juga bisa membantu apoteker dan pemilik apotek untuk mengetahui detail informasi catatan pembukuan dari pengadaan dan penjualan. Dengan begitu, pembayaran obat konsinyasi kepada pihak distributor tidak akan menimbulkan kerugian bagi apotek.

Kapan perlu melakukan stok opname?

Setiap apotek memiliki kebijakan yang berbeda-beda, terkait waktu pelaksanaan stok opname khusus obat konsinyasi. Biasanya aktivitas ini akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan apotek itu sendiri. Apabila apotek memiliki persediaan dalam jumlah besar, maka stok opname obat konsinyasi akan dilakukan lebih sering. Misalnya, satu bulan sekali ataupun tiga bulan sekali. Sebaliknya, apotek dengan stok obat konsinyasi terbatas akan melakukan stok opname hanya pada akhir tahun saja.

Manfaat melakukan stok opname obat konsinyasi

Penghitungan fisik pada kegiatan stok opname konsinyasi tentu akan meminimalisir kerugian secara material akibat kesalahan perhitungan. Selain itu, apoteker juga bisa dengan mudah mengatur mutasi obat-obatan yang masuk dan keluar. Metode ini secara otomatis juga akan mempersingkat waktu pembuatan laporan pengendalian internal. Apabila dilakukan secara berkala, maka stok opname khusus obat konsinyasi juga dapat dikelola dengan baik. Artinya, Anda bisa dengan cepat dan tepat mengetahui stok obat-obatan konsinyasi yang ada di apotek.

Lebih lanjut, stok opname ini juga bisa membantu Anda mencari harga pokok penjualan (HPP). Apalagi seperti yang kita ketahui bahwa belum ada ketentuan harga penjualan untuk obat konsinyasi dari pihak distributor. Perhitungan stok opname ini juga akan mengurangi kemungkinan adanya kecurangan atau kelalaian yang dilakukan oleh apoteker. Tidak mengherankan jika kemudian sebagai pemilik apotek Anda bisa menentukan kebijakan dengan lebih baik demi perkembangan bisnis apotek itu sendiri.

Untuk memudahkan Anda dalam melakukan stok opname khusus obat konsinyasi, gunakan saja software apotek VMedis yang terbukti terbaik di Indonesia. Selain dapat digunakan secara online, offline, dan mobile, VMedis memungkinkan Anda mengelola stok obat-obatan dan menghitung keuangan secara otomatis. Fitur-fitur canggih yang ditanamkan pada software apotek ini akan menghemat waktu Anda dalam mengelola manajemen apotek. Jadi, tunggu apa lagi? Segera nikmati kemudahan software apotek VMedis sekarang juga!

Share