Cara Menjual Obat yang Dijamin Laku di Apotek Anda

Cara Menjual Obat

Cara Menjual Obat – Bisnis apotek saat ini mulai banyak dilirik sebagian besar pihak. Alasannya, bisnis ini mampu mendatangkan omzet yang cukup besar. Hal ini dikarenakan bisnis apotek menyediakan obat dan alat kesehatan yang sewaktu-waktu dapat dibutuhkan oeh masyarakat. Lalu, bagaimana cara menjual obat agar cepat laku di apotek Anda? Ada baiknya simak ulasannya di bawah ini.

Kenali target pasar

Langkah penting yang harus diperhatikan jika Anda ingin sukses menjual obat di apotek agar laku keras adalah dengan menentukan target pasarnya. Penentuan target pasar apotek pada dasarnya memang untuk segala usia. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk menyediakan obat-obatan untuk balita hingga para orang lanjut usia. Lalu klasifikasikan agar semakin mudah melakukan pendataan

Selain itu, apotek Anda akan semakin menguntungkan bila lokasinya berada di tempat strategis. Semisalnya di dekat pertokoan, dan yang paling baik lagi adalah tidak jauh dari pusat layanan kesehatan publik. Begitu juga dengan aksesnya, orang akan lebih mudah menjangkau bila akses apotek dekat dengan jalan utama.

Jangan membiarkan stok obat menipis

Hal kedua yang harus diperhatikan ialah keberadaan stok obat. Bila apotek Anda masih dalam tahap merintis atau masih baru, usahakan obat yang dijual adalah obat wajib yang dikeluarkan menurut Kementerian Kesehatan atau biasanya obat paling sering dibutuhkan masyarakat pada umumnya.

Jangan sampai keberadaan stok obat menipis karena Anda lalai mengeceknya. Jadi, apabila pembeli mencari obat tersebut, stoknya tidak ada. Inilah yang membuat mereka enggan kembali mengunjungi apotek Anda. Mencegah hal ini, Anda perlu untuk mengecek stok obat secara berkala semisalnya satu bulan sekali.

Jangan hanya berfokus pada menjual obat

Banyak orang beranggapan bahwa jika apotek adalah tempat menjual obat saja. Hal ini memang benar, namun di sisi lain apotek juga bisa menjual produk lainnya. Misalnya saja alat kesehatan. Anda bisa menawarkannya kepada para konsumen mengenai peralatan tersebut ketika membeli obat.

Namun, obat yang ditawarkan haruslah relevan dengan alat kesehatan yang dijual. Termasuk tabung oksigen dan sebagainya. Tentu, dengan Anda menjual alat kesehatan akan menambah nilai penjualan. Terlebih lagi bila alat kesehatan dan obat tersebut tidak ada di apotek lainnya.

Kerjasama dengan dokter atau klinik

cara menjual obat tidak di apotek tidak hanya sekadar interaksi antara penjual dan pembeli saja. Lebih dari itu, Anda pun juga perlu melakukan kerjasama dengan pihak terkait. Pihak terkait yang dimaksu di sini adalah klinik maupun dokter praktek. Kerjasama dengan klinik maupun dokter praktek tersebut bertujuan untuk membantu Anda ketika melakukan penyediaan produk yang sebelumnya belum ada di apotek Anda.

Anda pun juga bisa dapat mengetahui obat apa saja yang biasanya diresepkan oleh dokter ataupun klinik. Mengenai kerjasama ini, sebaiknya Anda atur sedemikian rupa agar kedua belah pihak baik antara dokter maupun klinik dan apotek Anda tidak ada yang dirugikan.

Gunakan aplikasi apotek terbaik

Terakhir, penting bagi Anda untuk menggunakan aplikasi apotek terbaik dalam segala pelayanan maupun transaksi. Di era dengan kemajuan teknologi seperti sekarang, penggunaan aplikasi sangatlah penting untuk menunjang kebutuhan.

Salah satu aplikasi apotek tersebut adalah Vmedis Apotek. Aplikasi ini dilengkapi berbagai ragam fitur yang sanga berguna untuk melakukan pelayanan apotek. Di antaranya adalah data pareto obat yang merupakan klasifikasi obat mana yang terjual dalam periode tertentu. Dalam data pareto obat ini Anda bisa mengetahui obat mana sajakah yang memiliki kontribusi besar dalam mendatangkan omzet selama kurun waktu tertentu.

Tentu dengan menggunakan aplikasi apotek dan strategi di atas memberikan pengaruh signfikan dalam penjualan obat di apotek Anda dan menjadi cepat laku. Semoga bermanfaat dan menabah wawasan Anda.

Share