5 Cara Mencari Jenis Obat dari Data Pengadaan Stok Obat

 

Pengadaan stok obat penting untuk dilakukan secara berkala demi mencegah terjadinya kehabisan obat yang dibutuhkan oleh pasien. Umumnya, kegiatan ini dilakukan dengan cara mengajukan permohonan obat kepada Pedagang Besar Farmasi (PBF) maupun klinik dan/atau puskesmas terdekat.

Namun, apabila ternyata stok obat kosong atau kurang, maka apoteker bisa mengajukan permohonan pengadaan stok obat kepada Dinas Kesehatan setempat. Untuk meminimalisir kekeliruan, berikut beberapa cara mencari jenis obat dari data pengadaan stok obat dengan menggunakan fitur software apotek dari Vmedis.

 

Masuk dalam menu Pengadaan Stok Obat

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah masuk ke dalam fitur ‘Laporan Transaksi Apotek’, kemudian dilanjutkan dengan masuk ke menu ‘Data Pengadaan Stok Obat’. Dari situ akan muncul beberapa pilihan menu seperti ‘Pilihan Periode’ yang didasarkan pada bulan, tanggal, maupun tahun. Misalnya, Anda akan mengecek stok obat untuk bulan Oktober hingga Januari atau periode tiga bulanan. Setelah Anda menentukan periodenya, kemudian pilih menu ‘Proses’.

Data stok obat di apotek Anda akan muncul secara terperinci dalam laporan pengadaan obat. Anda juga bisa melihat status stok obat-obatan yang ada. Setidaknya ada empat status dalam fitur pengadaan obat di Vmedis, yakni stock on hand, under stock, over stock, dan potential lost. Keempat status ini akan menunjukkan obat apa saja yang stoknya masih aman, mana yang perlu pengadaan kembali, dan obat apa saja yang mendatangkan potential lost.

Over Stock

Apabila dalam mencari jenis obat untuk periode tertentu statusnya masih over stock, maka Anda tidak perlu membeli lagi produk atau obat kepada Pedagang Besar Farmasi (PBF), klinik, maupun puskesmas. Over stock ini maksudnya adalah jumlah kebutuhan obat per periode tertentu sedikit, namun jumlah stok obat yang ada cenderung masih banyak. Contohnya untuk multivitamin produk A, apotek Anda memiliki stok 70 pak dan kebutuhan per bulan 50 pak, namun produk yang terjual ada 10 pak. Maka, sisa pak yang ada masuk dalam kategori over stock. Jadi, dalam status jenis obat, dari data pengadaan stok obat bisa dikatakan aman untuk periode bulan berikutnya.

Under Stock

Status stok obat yang perlu Anda perhatikan adalah saat menunjukkan under stock. Bila berada dalam status ini, maka penting untuk melakukan pengadaan produk kembali. Kita ambil contoh untuk obat masuk angin jenis B, rata-rata kebutuhan per bulannya adalah 31 sachet sementara sisa stok yang ada hanyalah 21 sachet. Di sini berarti Anda masih kurang 10 sachet lagi untuk memenuhi kebutuhan per bulannya. Oleh karena itulah, perlu pengadaan kembali obat masuk angin sebanyak 10 sachet tersebut.

Keunggulan di Vmedis Anda tidak perlu melakukan sortir manual satu per satu. Semuanya akan muncul secara otomatis dalam pengadaan under stock. Dengan demikian, Anda tidak membeli obat hanya karena memprediksi jumlah kebutuhan. Semua obat yang dibeli di PBF pun jadi lebih sesuai dengan kebutuhan.

Potential Lost

Bisa dibilang potential lost adalah harta karun dalam sebuah apotek Anda. Obat ini sebenarnya adalah potensi, namun apotek Anda tidak bisa memenuhi jumlah obat itu. Untuk contoh dari potential lost ini adalah banyak orang membutuhkan obat flu di musim penghujan. Kalau dihitung, obat flu tersebut memiliki rata-rata kebutuhan per bulannya 20 amplop. Akan tetapi, stok di apotek Anda tidak ada sama sekali atau nol. Anda pun tidak punya stok dan kehilangan potensi keuntungan yang besar dari obat-obat tersebut.

Stock on Hand

Berikutnya adalah status obat stock on hand dalam data stok obat. Stock on hand adalah jumlah stok masih sesuai dengan kebutuhan per bulannya. Atau dengan kata lain, bila dicontohkan, obat sakit kepala jumlah kebutuhannya ada 10 amplop, lalu ketersediaan dalam stok ada dalam jumlah yang sama, yakni 10 amplop. Maka status inilah yang dinamakan stock on hand. Dengan kata lain, status obat masih dalam tahap aman.

Sangat mudah, bukan, mengecek dan mencari jenis obat dari data pengadaan stok obat menggunakan software apotek dari Vmedis? Kini, saatnya Anda menggunakannya untuk operasional apotek.

 

 

Share